“PIDATO MENTERI LUAR NEGERI SERGEY LAVROV PADA ISU KHUSUS TENTANG KEHIDUPAN INTERNASIONAL KEPEMIMPINAN BRICS RUSIA 2024”.
PIDATO MENTERI LUAR NEGERI SERGEY LAVROV PADA ISU KHUSU TENTANG KEHIDUPAN INERNASIONAL KEPEMIMPINAN BRICS RUSIA 2024.
Alamat oleh Sergey Lavrov Menteri Luar Negeri Rusia Federasi.
![]() |
| Sergey Lavrov |
Teman-teman terkasih, Pada tahun 2024, Rusia telah mengambil alih Kepemimpinan BRICS. Tema sentral dari Tahun Rusia di BRICS - "Memperkuat Multilateralisme untuk Pembangunan Global yang Adil dan Keamanan" - mencerminkan keinginan semua peserta untuk kerja sama yang konstruktif berdasarkan prinsip-prinsip lan internasional, nilai-nilai kesetaraan, saling menghormati dan kedaulatan pilihan jalur pembangunan.
Dapat dikatakan bahwa 1 Januari 2024 menandai era baru bagi BRICS. Dengan inklusi anggota baru dari dunia Islam, pewaris Mesir kuno, Persia, Arab dan Peradaban Ethiopia-palet warna BRICS menjadi lebih kaya, lebih cerah, dan lebih beragam. Potensi ekonomi dan politiknya telah menguat secara signifikan, juga sebagai profil internasionalnya, kemampuan untuk mempengaruhi politik dunia secara positif dan mempertahankan kepentingan Global Selatan dan Timur. Saya yakin bahwa dengan ekspansi yang begitu serius darikeluarga kami, BRICS mendapatkan setiap hak untuk menawarkan visi gabungannya sendiri tentang dunia masa depan tatanan yang harus mencerminkan realitas multipolar, berdasarkan budaya dan peradaban keragaman dunia modern.
Sejak pembentukannya pada tahun 2006, BRICS tidak menentang siapa pun dan telah mempromosikan agenda pemersatu dalam urusan internasional. BRICS tidak menerima dominasi siapa pun; semua keputusan dibuat berdasarkan konsensus. Setiap orang dapat yakin bahwa suara mereka akan didengar mendengar. Ini adalah "rahasia" utama dan kekuatan magnetis dari model interaksi BRICS. Saya yakin bahwa ia memiliki setiap peluang untuk menjadi lebih luas di dunia internasional hubungan dalam jangka panjang.
Tahun ini, Rusia, sebagai Ketua BRICS, telah menetapkan sejumlah dari tugas-tugas penting. Ini terutama merupakan integrasi yang mulus dari yang baru anggota ke dalam semua mekanisme kerjasama BRICS. Selama proses ini, itu sangat penting untuk mempertahankan dan jika memungkinkan meningkatkan potensi yang sudah ada dibuat oleh lima negara pendiri dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah yang paling mendesak isu-isu melalui dialog berbasis kepercayaan dan mencapai keseimbangan kepentingan. Agenda tersebut juga mencakup tugas menggarap pendirian kategori baru negara mitra BRICS. Secara alami, kami akan melanjutkan memperkuat interaksi dalam format "Outreach and BRICS plus" dengan lingkaran negara-negara yang berpikiran sama terus berkembang.
Kami akan memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan peran BRICS dalam sistem moneter dan keuangan internasional dan penggunaan yang lebih luas mata uang nasional dalam perdagangan bersama. Kami akan terus meningkatkan budaya, olahraga, dan pertukaran pemuda. Pertandingan Olahraga Open BRICS direncanakan untuk Juni di Kazan, di mana atlet dari semua benua diundang.
Edisi khusus majalah ini menghadirkan Ketua Rusia prioritas dan rencana di semua bidang utama Kemitraan Strategis BRICS. Saya yakin kita akan dapat memperkuat kerja sama secara signifikan di masa depan Format BRICS, raih hasil nyata, dan sukses adakan KTT XVI di Kazan pada Oktober 2024, dengan demikian mengambil langkah luar biasa lainnya menuju perdamaian, pembangunan, dan kemakmuran negara-negara BRICS dan secara global. RUSIA
Rangkuman pembaca:
Rangkuman Artikel: “Pidato Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov pada Isu Khusus tentang Kehidupan Internasional Kepemimpinan BRICS Rusia 2024”.
. Judul Artikel.
Artikel
ini berjudul “Isu Khusus Tentang
Kehidupan Internasional Kepemimpinan Rusia BRICS 2024”. Judul artikel yang
saya baca adalah sebuah pidato resmi yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri
Rusia, Sergey Lavrov, yang menguraikan visi, prioritas, dan agenda Rusia selama
memegang tampuk kepemimpinan BRICS untuk tahun 2024.
2. Penulis, Sumber, dan Waktu Penerbitan.
Penulis
artikel tersebut adalah Sergey Lavrov, yang menjabat sebagai Menteri Luar
Negeri Federasi Rusia. Artikel ini diambil dari sebuah publikasi atau majalah
khusus yang membahas kepemimpinan Rusia di BRICS. Itu telah diterbitkan pada
awal tahun 2024, mengingat konteks pidato ini menyatakan bahwa Rusia baru saja
memulai kepemimpinannya pada 1 Januari 2024. Meskipun tidak disebutkan secara
eksplisit nama media atau tanggal terbit pastinya, dari konteksnya dapat
dipahami bahwa ini adalah pernyataan resmi yang dicetak di dalam edisi khusus
suatu majalah untuk menjangkau khalayak yang lebih luas.
3. Ide Utama Artikel.
Ide
utama artikel ini adalah untuk mendeklarasikan dan menjelaskan agenda strategis
Rusia sebagai Ketua BRICS tahun 2024, dengan fokus pada penguatan blok tersebut
pasca-ekspansi keanggotaan yang historis. Artikel ini membahas bagaimana BRICS,
di bawah kepemimpinan Rusia, bertujuan untuk memperjuangkan tatanan dunia
multipolar yang lebih adil, mengkonsolidasikan kerja sama di antara
negara-negara anggotanya yang kini lebih banyak dan beragam, serta meningkatkan
peran kelompok ini dalam tata kelola global. Tujuan dari artikel ini adalah
untuk memberikan informasi kepada pembaca tentang prioritas-prioritas konkret
yang akan diusung Rusia, yang berpusat pada tema sentral “Memperkuat
Multilateralisme untuk Pembangunan Global yang Adil dan Keamanan”.
4. Isi Artikel (Fakta, Data, dan Alur Pemikiran).
a)
Penulis memulai dengan memberi tahu pembaca bahwa tahun 2024 menandai era baru
yang penting bagi BRICS di bawah kepemimpinan Rusia. Lavrov menekankan bahwa
tema kepemimpinan Rusia bukanlah ciptaannya sendiri, melainkan cerminan dari
keinginan kolektif semua anggota BRICS untuk bekerja sama berdasarkan
prinsip-prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan penghargaan terhadap
kedaulatan setiap negara.
b)
Penulis menulis dan menekankan bahwa tanggal 1 Januari 2024 adalah momen
bersejarah. Ini bukan hanya pergantian kepemimpinan, tetapi juga awal dari
sebuah "era baru" karena BRICS melakukan ekspansi keanggotaan yang
signifikan. Lavrov menyoroti inklusi anggota baru yang mewakili peradaban dan
kawasan yang kaya sejarah, yaitu Mesir (pewaris Peradaban Mesir kuno), Iran
(pewaris Peradaban Persia), Ethiopia (pewaris Peradaban Ethiopia kuno), dan Uni
Emirat Arab (dari dunia Arab). Ekspansi ini, menurutnya, membuat "palet
warna BRICS menjadi lebih kaya, lebih cerah, dan lebih beragam." Fakta
penting yang diungkapkan adalah bahwa dengan perluasan ini, potensi ekonomi,
politik, dan pengaruh internasional BRICS telah menguat secara signifikan.
c)
Menurut teks dan penjelasan Lavrov, filosofi dasar BRICS sejak dibentuk pada
tahun 2006 adalah tidak menentang siapapun (non-confrontational) dan
mempromosikan agenda yang mempersatukan (unifying agenda). Artikel tersebut
menjelaskan bahwa model kerja BRICS menolak dominasi kekuatan mana pun, karena
semua keputusan diambil berdasarkan konsensus. Prinsip inilah yang disebut
Lavrov sebagai "rahasia utama" dan sumber daya magnetis BRICS, yang
menjamin setiap anggota didengar dan dihormati.
Selanjutnya laporan penulis mengatakan bahwa sebagai Ketua, Rusia telah menetapkan sejumlah tugas prioritas:
1. Integrasi yang Mulus bagi Anggota Baru: Tugas
utama adalah mengintegrasikan Mesir, Iran, UAE, dan Ethiopia ke dalam semua
mekanisme kerja sama BRICS yang sudah ada. Proses ini harus dilakukan sambil
mempertahankan dan meningkatkan potensi yang telah dibangun oleh lima negara
pendiri (Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan).
2. Pengembangan Kategori "Negara
Mitra": Agenda Rusia termasuk mengerjakan pembentukan kategori baru, yaitu
"negara mitra BRICS" (BRICS Partner Country). Ini menunjukkan
struktur keanggotaan yang lebih fleksibel dan inklusif di masa depan.
3.
Memperkuat Format "Outreach dan BRICS Plus": Rusia berencana untuk
terus memperkuat interaksi dengan negara-negara lain yang berpikiran sama
melalui format dialog ini, yang lingkarnya terus berkembang.
4. Reformasi Sistem Keuangan Internasional: Poin
krusial lainnya adalah meningkatkan peran BRICS dalam sistem moneter dan
keuangan internasional. Ini diterjemahkan ke dalam dorongan untuk penggunaan
mata uang nasional yang lebih luas dalam perdagangan bersama, sebuah langkah
strategis untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang pihak ketiga.
5. Memperkuat Hubungan Antar-Masyarakat: Rusia
akan fokus pada peningkatan pertukaran di bidang budaya, olahraga, dan pemuda.
Sebuah fakta dan angka konkret yang disebutkan adalah rencana penyelenggaraan Pertandingan
Olahraga Terbuka BRICS (BRICS Open Sport Games) pada bulan Juni 2024 di Kazan,
yang mengundang atlet dari semua benua.
d)
Kesimpulannya, Lavrov menyatakan keyakinannya bahwa dengan kepemimpinan Rusia
dan semangat kerja sama yang kuat di antara anggota yang telah diperluas, BRICS
akan mampu memperkuat kerja sama secara signifikan, mencapai hasil yang nyata,
dan menyukseskan KTT XVI BRICS di Kazan pada Oktober 2024. Penulis sampai pada
kesimpulan bahwa KTT tersebut akan menjadi "langkah luar biasa
lainnya" menuju perdamaian, pembangunan, dan kemakmuran tidak hanya bagi
negara-negara BRICS, tetapi juga bagi dunia global.
5. Target Audiens Artikel.
Artikel
ini ditujukan kepada beberapa lapisan audiens. Pertama, kepada komunitas
internasional secara luas, khususnya negara-negara di Global Selatan dan Timur,
untuk menyampaikan pesan bahwa BRICS yang telah diperluas adalah kekuatan yang
stabil dan inklusif. Kedua, kepada pemangku kepentingan dan masyarakat di
negara-negara anggota BRICS (baik pendiri maupun baru) untuk menyelaraskan persepsi
dan harapan. Ketiga, kepada kalangan diplomatik, politisi, dan analis
internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan tata kelola global.
Terakhir, artikel ini juga berfungsi sebagai pengumuman resmi bagi media dan
publik tentang agenda konkret yang akan dijalankan Rusia.
6. Sudut Pandang Penulis.
Sebagai
Menteri Luar Negeri Rusia, sudut pandang penulis jelas adalah sudut pandang resmi
Pemerintah Federasi Rusia. Lavrov menyajikan BRICS sebagai sebuah kekuatan
positif dan perlu yang merupakan alternatif dari tatanan dunia yang selama ini
didominasi oleh Barat. Sudut pandangnya sangat pro-BRICS dan mendukung
multipolaritas. Ia memandang ekspansi BRICS bukan sebagai ancaman, tetapi
sebagai penguatan yang alami dan diperlukan yang merefleksikan realitas dunia
yang beragam. Sudut pandang ini konsisten dengan kebijakan luar negeri Rusia
yang sejak lama mengkritik hegemoni dan mendukung pusat-pusat kekuatan dunia
yang multipolar.
7. Pendapat Saya tentang Artikel Tersebut.
Menurut
pendapat saya, artikel ini sangat aktual dan penting untuk dipahami dalam
konteks dinamika geopolitik global saat ini. Isu yang diangkat pergeseran
kekuatan menuju multipolaritas dan reformasi tata kelola global adalah salah
satu tema paling sentral di abad ke-21.
Pertama,
dari segi topikalitas, artikel ini tepat waktu. Ekspansi BRICS 2024 adalah
peristiwa geopolitik besar yang berpotensi mengubah peta kekuatan global.
Pidato Lavrov memberikan "peta jalan" resmi pertama tentang bagaimana
blok ini akan beroperasi dengan formasi barunya. Informasi tentang prioritas
seperti integrasi anggota baru, penggunaan mata uang lokal, dan pendirian
kategori mitra adalah data berharga bagi siapa pun yang ingin menganalisis masa
depan BRICS.
Kedua,
masalah yang diangkat sangat relevan. Ketergantungan pada sistem keuangan yang
didominasi dollar AS telah menimbulkan kerentanan bagi banyak negara, termasuk
anggota BRICS. Dorongan untuk memperluas penggunaan mata uang nasional dalam
perdagangan adalah langkah praktis dan strategis yang langsung menyentuh akar
masalah ketimpangan dalam sistem global. Selain itu, prinsip kerja berdasarkan
konsensus dan kesetaraan yang digembar-gemborkan BRICS, meskipun dalam
praktiknya bisa menantang, menawarkan naratif alternatif yang menarik
dibandingkan dengan model aliansi yang lebih hierarkis yang sering dikaitkan
dengan Barat.
Ketiga,
saya melihat artikel ini juga menyoroti pentingnya soft power dan diplomasi
komprehensif. Dengan memasukkan rencana pertukaran pemuda, budaya, dan olahraga
(seperti BRICS Games di Kazan), Lavrov menunjukkan bahwa penguatan BRICS tidak
hanya terbatas pada politik dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan jembatan
antarmasyarakat. Ini adalah pendekatan jangka panjang yang cerdas untuk
membangun identitas bersama dan rasa memiliki di antara negara-negara anggota
yang sangat beragam.
Namun,
sebagai pembaca, kita juga perlu membaca artikel ini dengan kritis. Ini adalah
pernyataan resmi dari seorang menteri luar negeri, sehingga sifatnya sangat
diplomatis dan bertujuan untuk memproyeksikan citra kekuatan, persatuan, dan
optimisme. Tantangan riil, seperti perbedaan kepentingan antara anggota-anggota
besar seperti India dan China, atau kesulitan teknis dalam mengkoordinasikan 10
negara dengan sistem politik dan ekonomi yang berbeda, tidak disinggung dalam
pidato ini. Keberhasilan agenda Rusia akan sangat bergantung pada kemampuan
mereka untuk mendamaikan perbedaan-perbedaan internal ini dan
mentransformasikan kata-kata yang indah ini menjadi kerja sama yang nyata dan
bermanfaat.
Secara
keseluruhan, artikel ini berhasil memberikan gambaran yang jelas dan komprehensif
tentang ambisi dan arah BRICS di bawah kepemimpinan Rusia. Ia berfungsi sebagai
dokumen primer yang sangat berharga untuk memahami salah satu perkembangan
geopolitik paling signifikan pada dekade ini.
8. Kesimpulan.
Secara
keseluruhan, artikel pidato Sergey Lavrov ini berhasil memetakan dengan jelas
visi dan agenda strategis Rusia dalam memimpin BRICS pada tahun 2024. Dapat
disimpulkan bahwa kepemimpinan Rusia ini bukan sekadar rotasi administratif,
melainkan sebuah momen strategis yang dimanfaatkan untuk mengkonsolidasikan dan
mempercepat transformasi BRICS menjadi poros geopolitik dan geo-ekonomi global
yang lebih kuat dan berpengaruh.
Pertama,
esensi dari kepemimpinan Rusia terletak pada upaya untuk mentransformasikan
ekspansi kuantitatif BRICS menjadi sebuah kekuatan kualitatif yang kohesif.
Dengan merangkul empat negara baru yang mewakili peradaban dan kawasan
strategis, BRICS secara resmi melangkah keluar dari format awal dan menuju
sebuah platform yang lebih representatif bagi Kepentingan Global Selatan dan
Timur. Tugas integrasi yang mulus yang ditekankan Lavrov adalah kunci untuk
memastikan bahwa keragaman baru ini menjadi sumber kekuatan, bukan friksi.
Kedua,
artikel ini menggarisbawahi komitmen BRICS untuk menantang status quo tata kelola
global. Prioritas pada penguatan sistem keuangan internasional melalui
penggunaan mata uang nasional bukan hanya agenda ekonomi, tetapi juga
pernyataan politik yang tegas. Ini merepresentasikan upaya nyata untuk
mendekomposisi hegemoni finansial yang ada dan membangun sistem yang lebih
tahan terhadap tekanan dan sanksi unilateral, yang sejalan dengan prinsip dasar
BRICS tentang kesetaraan kedaulatan.
Ketiga,
narasi yang dibangun Lavrov konsisten dalam memproyeksikan BRICS sebagai kekuatan
"pemersatu" dan "non-konfrontatif". Dengan terus menekankan
prinsip konsensus, kesetaraan, dan penghormatan pada kedaulatan, BRICS berusaha
membedakan dirinya dari aliansi-aliansi politik dan militer tradisional yang
dipersepsikan hierarkis. Pendekatan inklusif melalui format BRICS Plus dan
calon kategori Negara Mitra menunjukkan ambisi untuk memperluas pengaruhnya
tanpa melalui logika eksklusivitas.
Akhirnya,
dapat disimpulkan bahwa keseluruhan pidato ini berfungsi sebagai sebuah manifesto
diplomatik untuk multipolaritas. Di bawah kepemimpinan Rusia, BRICS tidak hanya
sekadar kelompok diskusi, tetapi aktif membentuk arsitektur internasional
alternatif yang lebih mencerminkan realitas dunia yang terfragmentasi dan
beragam. Keberhasilan KTT Kazan pada Oktober 2024 nanti akan menjadi tolok ukur
nyata apakah visi optimis dan agenda ambisius yang diuraikan Lavrov ini dapat
diwujudkan menjadi kerja sama yang konkret dan hasil yang berdampak, tidak
hanya bagi negara-negara anggotanya, tetapi juga dalam mendorong tatanan global
yang lebih adil dan setara sebagaimana yang mereka cita-citakan.
catatan.
Ringkasan Sumber Buku Bacahan Dari " Internasional Affaris, Russia's Brics Chairship-2024"; hal 6-7.

Posting Komentar untuk " “PIDATO MENTERI LUAR NEGERI SERGEY LAVROV PADA ISU KHUSUS TENTANG KEHIDUPAN INTERNASIONAL KEPEMIMPINAN BRICS RUSIA 2024”."